Main-main ke Taman Lapangan Banteng

hai ketemu laagi sama aku di sini, dan edisi kali ini aku pun akan memosting ntah berfaedah atau unfaedah menurutmu, hehehe.

hari ini sebenernya super galau banget. kenapa? karena minggu depan aku sudah harus diklat di CIAWI dalam kurun waktu 30 hari kerja, ya bukan 1bulan tanggal kalender, tapi 30 hari kerja, jadi mungkin 1bulan lebih 1-2 minggu, dan membuatku harus long distance dengan pak suami. males yaa, yaa tapi demi kebaikan bersama apa mau dikata. hihihi.

demi mengurangi kegalauan ini, aku mau cerita sedikit (ya maaf kalau jadinya banyak) tentang kunjungan ke taman lapangan banteng dengan wajah barunya. kenapa wajah baru? karena taman lapangan banteng kemarin di renovasi dan sudah dibuka, ya walaupun ada beberapa bagian yang masih dalam konstruksi, tapi it’s ok jika kamu mau ke sana, tak berbahaya.

jika dipikir-pikir aku terakhir ke lapangan banteng itu sepertinya sewaktu SMU, ketika menemani (alm) papaku untuk mengunjungi pameran flora fauna, yaa sekarang informasi, sewaktu papaku masih ada, kegiatan rutin tiap tahun yang harus dilakukan dan dikunjungi adalah “hadir ke pameran flora dan fauna” lalu membeli bibit atau tanaman baru untuk dirumah. yaa hasilnya banyak sih, dulu sewaktu di rumah lamaku, banyak tanaman mangga, jambu, lavender, bahkan buah naga juga ditanam sama papaku dan tanaman aneh-aneh. (ooopss sorry harus ngalur ngidul ceritanya – baiklah back to my story yaa..

ingatanku tentang lapangan banteng ini (dahulu), gak banget. hahaha. ya lapangan biasa, ada tugunya, dan waktu itu tuh kotor. kalau tidak ke pameran flora dan fauna, akupun tak mau datang ke sana, sudah jauh dan tak ada apa-apa pulla kan kecuali lapang dan tugu saja. ya kira-kira seperti ini lah penampakannya jaman dulu tuh

sumber : google *lupa website

dann.. mau liat juga saat ini penampakannya seperti apa?

taman lap.banteng saat ini *sumber google, lupa website*

 

beda jauh yaa. YA JAUH LEBIH BERSIH, BAGUS, BERTATA RAPIH, bahkan pedagang kaki lima sekarang gak boleh masuk, tapi ada tempatnya diluar. ini belum selesai loh, parkir masih diluar atau sebelah timur. dan sewaktu masuk pun yaa begitu lah, sebagus itu (jika dibandingkan dulu), bahkan aku dan pak rio bilang ini adalah open space terbaik di Jakarta (jika dibandingkan dengan taman kalijodo, taman menteng atau openspace lainnya)

sewaktu masuk ke lapangan bantengnya, hmmm aku langsung takjub. bener-bener bagus sih. bersih, rapih. pantas saja tak sedikit yang melakukan aktivitas berlari, yoga, foto shoot (ini lumayan banyak loh), bahkan hanya bertamasya saja. scara kaan, ketika dulu tuh kalau mau ke lapangan banteng, pasti yaaa dateng ke pameran flora fauna, selebihnya mikir-mikir toh. tidak dengan saat ini, bahkan buat ku ya, yang notabene rumah di ciledug, tak akan berat jika ingin menghabiskan sore hari di taman lapangan banteng. semua sudut bagus untuk foto, ramah untuk anak-anak, dan cocok untuk berolahraga.

 

ini hasil-hasil foto ku kemarin, seperti biasa yang fotoin Pak Rio dengan penuh drama. hasilnya sendiri kutakmenyangka akan sebagus ini, dan tak sedikit yang bertanya ini dimana daan bilang seperti di Luar Negeri. cekidot..

 

dan ini sisa foto-fotonya, jujur yaa, aku sampai bingung harus milih yang mana. semoga tidak pada bosaan dan sebel isinya fotoku semuaa.. *Cheerrssss

kalau ini kata orang-orang tuh kayak di australia. iya gtu ? tapi iya sih kayak di luar negeri..

 

yaa begini lah hasilnya, gada yang aku pilih pilih ternyata, semua dimasukkin, saking gatau harus pilih yang mana. padahal posenya gtu2 ajaa.. so i recommend you to visit “Taman Lapangan Banteng”

 

sekedar informasi walaupun unfaedah :

top : Uniqlo Indonesia

Outer : Uniiqlo Indonesia

pants : Pull and Bear

Shoes : Rubi

semua photo : Satria Triwardana

Wife of A. Satria Triwardana. Lecturer. Love Coffee, Photography and Travelling.

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer