Life Photography

Kelas Inspirasi Jakarta 7

By

 

 

Tahun ini aku dapat rezeki lagi kepilih menjadi relawan photographer di kelas Inspirasi Jakarta yang ke-7, dan dapat di kelompok 17, SDN Rawa Badak Selatan 07 yang dimana letaknyaa itu adalah Jakarta Utara. JAKARTA UTARA NUN JAUH DARI RUMAH. bahkan lebih jauh dari rumah ke kantor (rumah ke kantor ku aja haru naik gojek 2kali, tapi yang ke-2 itu deket), kalau ini bener2 poolll banget jauhnya.. tapi,, demi ANAK INDONESIA ku relaaaaa untuk kesana. hihihi..

kenapa aku bilang rezeki lagi kepilih? kerena bertemu mereka dan mengikuti kelas inspirasi itu sungguh-sungguh sangat bahagia lahir batin. dulu sewaktu aku ikut kelas inspirasi di Bandung dan menjadi inspirator, aku yang akan memberikan inspirasi kepada anak-anak SD tersebut. tetapi pada kenyataannya, mereka lah yang memberikan inspirasi kepada saya, YA BENAR. tak kenal takut, salah, polos, jujur, berani, apa adanya, pintar, smart dan bahkan kesabaran pun bisa kita dapat dari anak kecil. hihihi..

tapii, emangsih, jadi guru SD tuh tidak mudah. SUSAH! PAKAI BANGET. kalau dipikir-pikir, merasa berdosa dengan guru-guru SD, walaupun seingetku, aku tuh belum pernah yang namanya nakal dan ribut atau jalan-jalan sewaktu SD. ehtapi bener, waktu aku SD tuh, merasa RAPIH, gak pernah rusuh, berkata kasar, kalau ada orang luar yang datang juga gak rusuh atau berantakan atau nakal. hahahahaha.. tapi justru itu serunya, melatih semuanya pada diri kita. melatih keegoisan, kepekaan, kesabaran, kejujuran, emosi, jiwa raga segalanya deh. hihihi.. walaupun merasa (MERASA) gak pernah nakal, ttp merasa bersalah kepada guru SD.. huhuhu.. bener-bener pahlawan tanpa tanda jasa. *ya guru2 lain juga sih (SMP SMU), setiap jenjang berbeda masalahnya, berbeda anak-anak yang ditanganinnya, tapi kebayang sih kalau guru SMU tuh ngurusin anak2 remaja nakal (aku kebayang karena ngajar mahasiswa, gak jauh beda tingkahnya). anak SMP tuh ingin dibilang dewasa, gak mau anak kecil, jadi lebih bisa diatur. kalau anak-anak SD tuh, nakal iya, polos iya, doyan berantem, gak mau ngalah, manis, cengeng, semuanyaaa deh kenakalan2 gemes tuh ada di anak SD, pusing jugaa yaa jika 1 guru harus menanganin 1 kelas, aku sehari saja udah runyaamm dan suara habis. apalagi setahun dan bertahun-tahun. hihihihihi.. tapi kalian bisa pegang ucapanku ini, aku ttp suka dan happy bertemu mereka seharian. hihihi..

setelah ikut KI sebagai inspirator, aku mencoba untuk menjadi photographer, niatnya untuk memiliki porto dan kepuasan pribadi saja, tetapi ternyata sekali ikutan menjadi photographer itu membuat diri ini ketagihaan..  kenapa? photographer itu flexible bisa masuk kemana aja, yang artinya bisa keliling setiap kelas sesuka hati dan bebas. Terkadang melihat moment di kelas A yang bikin haru dan memiliki kepuasan sendiri jika dapat moment tersebut, dan diselang waktu yang hampir bersamaan bisa pindah kelas dan dapat lagi moment-moment lucu nan menggemaskan lainnya. hihihi.. tak jarang juga ikut terharu bahkan merembes air mata ini melihat kejadian-kejadian tertentu sewaktu mengcapture, tapi tak jarang juga ketawa ngakak melihat tingkah laku anak-anak polos cilik ini. Selain itu, menjadi photographer  bisa lebih deket berinteraksi dengan anak-anak, free, gak pusing juga mikirin “besok mau ngajar apa ya”, “dikelas ini anak-anak ngerti gak ya”, “nakal gak ya” dll dll, tapiii dengan menjadi photographer dan masuk ke kelas itu bisa juga bantuin inspirator untuk ngajar dan tentunya lebih fun. Dan tentunya mereka juga antusias untuk difoto..

ada hal seru yang kemarin aku rasakan,, setiap masuk kelas.. mereka teriak “KAK NISSA SYABIAN”. aku yang awalnya bingung trus pada akhirnya ngeeehh dan yaudah  ngakakk.. hahahahaha..

sampai gak jadi moto di kelas karena mereka berisik hingga meganggu inspirator. mencoba ngintip dan masu masuk lagi, langsung teriak “nissaaa syabian” ahahahahahahaha..

*lah ini malah narsis ya.* – gak kok, gak narsis, tapi aku bahagia, bukan bahagia karena dibilang mirip sama dedek nisa syabian, tapi dengan kepolosan dan kelucuan mereka, apalagi kalau dicandain, mereka semakin happy.

gegara jadi fotografer juga, aku jadi sering bincang2 sama anak-anak, dan yang seru lagi, sewaktu masuk kelasnya kak intan,, di sana tuh lagi kelas masak, masak cokelat. dibagi perkelompok gitu, dan aku kasih satu dari tiap kelompok, disuapin segala sama anak-anak. “kak, ini buat kakak”, “kak nissa sini, ini buat kakak”, “kak makan disini ya”, “kak, kak, kak, kak,.. aaa gemeuussssssssssssssss banget sama mereka”, pengen dibawa pulang satu deh, buat nemenin di rumah. hihihi..

seru banget hari itu, dan ingin rasanya bertemu lagi di tahun depan *Semoga masih rezeki aku untuk bisa ikutan jadi fotografer diacara ini”, dan aku happy beretemu mereka, yaa bahagia banget.

soo.. untuk kamu semua yang baca tulisan ini. aku saranin mencoba ikutan kelas inspirasi, dan 100000% dijamin ketagihan. dikelompokku itu, tidak semua fasil, inspi dan fotografer adalah yg pertama ikutan program ini, tapi ada yang sampe lebih dari 5 kali, yaa paling istirahat sekali. tahun depannya ikutan lagi. dannnnnn, bukan dari jakarta saja, kemarin temenku ada yang dari LUWUK. iya LUWUK, tau kan LUWUk, di pulau sulawesi, datang ke jakarta demi Kelas Inspirasi. jadi uang untuk terbang PP JKT Luwuk emang tidak sebanding dengan rezeki lain dari kelas inspirasi ini. hihihi.. jauh lalu juga ada yang dari kalimantan, sumatera dan lain sebagainya. dan mereka para inspirator sangat menginspirasiku sekali.

ini sedikit foto-foto yang aku ambil dari acara kemarin. semoga suka dan semakin membuat kamu untuk ikutan daftar di tahun depan

 

ini foto kelompokku dan para guru,

dan aku tak ada di sini karena aku yang memoto.

kendala teknis, tripodnya error, minta tolong orang buat motoin ternyata gak kefoto. hufft. sedih

karena gak ada, aku upload foto sendiri aja ya. hahahaaha..

 

ini loh yang dibilang mirip nisya syabian.. hihihi.. gemes ya?

You may also like