17 November

17 November 2017,, 29 tahun aku sudah tinggal di Dunia ini. dibilang baru juga tidak, karena sudah 29 tahun lamanya, dibilang lama juga tidak, karena masih 29 tahun. ulang tahun bukan bertambahnya umur tetapi berkurangnya umur untuk tinggal dan beribadah di Dunia yang diberikan oleh Allah SWT. kalau dihitung-hitung dengan patokan umur Baginda Rasul, kira-kira masih sisa 40 tahunan lagi ya. sukur-sukur bisa lebih ataupun kurang, ntah lah hanya Allah SWT yang tahu. Sebagai manusia kita hanya bisa beribadah, berusaha berbuat baik selama sisa-sisa hidup di Dunia ini. dan aku maucerita ttg tgl 17-18 November ini. ttg syukuran hari lahirku ini yang dimana aku memaksa ke pak suami. hehehehe.. 17 November tahun ini sedikit berbeda dan bisa sama juga dengan tahun sebelumnya, karena ini tahun ke-dua aku bersyukur usia bertambah (berkurang) bersama dengan suami, bedanya adalah aku memintaaaa untuk dikasih kejutan. hahahaha.  kenapa mintaaa? karena kejutannya aku yang request dan […]

Continue Reading

kebanggaan dari seorang pembimbing

Pengalaman saya dalam mengajar di sebuah perguruan tinggi terbilang baru. Yaa.. saya baru mengajar kurang lebih 1,5 tahun, seingatku start saya mengajar itu Maret 2016. Dalam perjalanan mengajar tersebut, saya tidak akan membahas mengenai proses dan selama saya mengajar tetapi akan cerita mengenai anak-anak bimbinganku. kenapa? karena saya berinteraksi cukup sering dan intim *lho kok intim*, yes karena dari hal tersebut banyak yang akhirnay curcol tentang keluarga, pekerjaan, kegalauan dan lain sebagainya. dalam melakukan bimbingan, walaupun hanya menjadi dosen ke-2, saya selalu bertanya ke mahasiswa “kamu mau niat lulus kapan dan apa yang kamu bisa berikan, termasuk topik kamu seperti apa” karena, hal ini dapat menentukan sejauhmana dan sedalam apa penelitian, apa yang bisa dan harus dilakukan, dan bahkan hingga prediksi nilai yang akan di dapatkan. contohnya seperti anak bimbinganku bernama Haqiqi. secara waktu dia baru menghadap kami (saya dan adit) sebagai pembimbing kalau tidak salah ingat sudah mau berdekatan […]

Continue Reading

Nike and Jodi Engagement Day

    Nike dan Jodi teman satu kuliah di Jurusan Teknik Industri Universitas Indonesia, dan mereka satu angkatan. Awalnya selama dua tahun kuliah hanya sebatas kenal sebagai teman satu jurusan, bukan teman main bareng. sampai pada akhirnya Nike dan Jodi berada dalam satu tim yang sama untuk mencari dana acara Lomba Keilmuan Teknik Industri. Kebersamaan mereka dimulai lah dari sini, sering pergi bareng untuk mencari dana sponsor, dan nebeng-menebeng pulang bareng dari depok, main bareng dan sering belajar bareng yang memunculkan benih-benih percikan rasa yang beda dari mereka Akhirnya wktu tgl 19 Juni 2010, Jodi nembak aku di depan rumah. “Bener-bener ga ada romantis-romantisnya. He’s totally not a romantic person. But I know he loves me in his own ways.” Selama 7.5 thn pacaran, mereka hanya merasakan 2 tahun LDR karena Jodi harus bekerja di Luwuk, Sulawesi Tengah. Komunikasi agak susah karna signal di sana susah. Tapi finally we can get […]

Continue Reading

Alifah and Ilham Engagement Day

  Alifah dan Ilham salah satu dari sekian “love story in highscool” yang langgeng hingga jenjang yang lebih serius. Memulai PDKT alias pendekatan disaat kelas 2 SMU dan akhirnya jadian. Kalau kata Alifah ” he’s my highschool lover”. Setelah lulus dari SMU dan memulai kuliah, bukan hal yang mudah bagi mereka dikarenakan kampus mereka yang berbeda dan tentu lingkungan kampus serta subject kuliah yang berbeda, membuat awal-awal kuliah agak berat. walaupun jarak Jakarta-BSD tetapi serasa LDR, karena kesibukan kuliah dan lokasi rumah yang lumayan jauh. 7,5 tahun menjalin hubungan sejak SMU, tidak ada hambatan yang membuat mereka harus berpisah, kunci hubungan mereka tetap langgeng adalah “komunikasi dan saling percaya satu sama lain”.   walaupun sama-sama sibuk, mereka mengusahakan untuk dapat bertemu di akhir pekan atau di beberapa event walaupun hanya sebentar. sampai akhirnya disaat Alifah sudah sumpah dokter, Ilham ngelamar Alifah tanpa embel-embel surprise, “he’s not so romantic person deh. […]

Continue Reading

28 hari

  2012.. Senin itu aku naik KRL dan tepat di depanku seorang pria berbadan tegap, tinggi kira2 173cm, berjenggot, menggunakan jam swiss army, berbaju rapih, dan sangat wangi. Lalu dia tersenyum padaku. Ntah mengapa akupun jadi salah tingkah dibuatnya. Aku pun naik dari stasiun kebayoran dan ternyata kami sama-sama turun di stasiun tanah abang lalu berpisah. Esok hari aku pun kembali naik KRL, aku tak terpikir akan ketemu orang yang sama seperti kemarin. Seperti kemarin, Aku pun naik di st.kebayoran dengan gerbong tengah yang acak (random).. dan ketika aku memasuki gerbong aku kembali berhadapan dengan pria yang kemarin dan dia kembali tersenyum. dan lagi-lagi aku salah tingkat ditambah bingung. aku menunduk dan tersipu malu, ntah apa warna pipi ku ini, apakah semerah jambu, atau semerah delima.. akupun berfikir  “ada kah hal yang bisa kebetulan untuk beberapa kali dan berulang. Ah tapi baru dua kali dan sangat wajar Pengguna KRL jam segini […]

Continue Reading

fajar dan senja

  “Fajar yang berkilau.. Datang membuka hari.. Sinarmu memberi harapan yang bersahaja.” . Aku memutar lagu Lukisan Pagi Tohpati feat. Shakila dari iPod. Dan Aku memejamkan mata. Pagi ini aku sudah standby di pantai. Sudah dari jam lima subuh tadi aku terbangun dan menyusuri pantai.sengaja aku bangun sepagi ini utk bertemu fajar Hari ini,aku bersiap menjemput fajar dan memulai hariku dengan sempurna.aku merasa alam seakan-akan juga menanti ku menyambut fajar. Kejenuhan kebisingan pekerjaan dan beban di kota seakan tidak pernah ada. Damainya hidup ini. . “Tuhan terimakasih telah menciptakan fajar” . ?”Sejauh batas pandangan mata Sedalam hati mencari kedamaian” . Lagu di ipod ku pun berhenti. Saat aku lagi asyik menikmati kedamaian, tiba-tiba muncul sosok pria asing di sebelahku Pria asing: “Suka dengan matahari pagi ya? Aku melihatmu seperti sedang berkhayal menikmati pagi ini dengan memejamkan mata” Aku: “Iya, aku suka sekali. Sinar fajar membuat bumi seakan sempurna. Sinarnya seperti […]

Continue Reading

cerita pendek tentang …

Td ibu saya cerita intinya ada temannya yg bilang gini : “mega kok resign dri kerjaannya” Lalu ibu saya bilang “iya skrg ngajar aja jd dosen dan ada kerjaan lainnya jg di konsultan”  Temennya jawab “sayang ya S2 nya, udah di itb trus gak kerja” -dan hal ini dikatakan setiap ketemu ibu saya, bukan sekali ataupun duakali- Masih ada orang jaman sekarang yang mikir seperti itu. Sedih banget dengernya . Apalagi kalau misalany saya s2 diluar negeri balik2 ke indonesia “cuma” jadi pengajar. Bisa nyinyir dan makin meremehkan kali. Lalu kalau saya S3 nnti juga dibilangnya gitu (S3 nya misalnya di luar negeri), “Sayang ya udah s3, di luar negeri trus gak kerja dan jadi dosen/ngajar” Aduh gemeus sama temen ibu saya. memang anake ibu tsb emang kerja kantoran, sudah s2 juga, dan bukan dari PT yang ternama di Indonesia, dan saat ini mungkin aja kedudukan di tempat bekerjanya jg sudah tinggi (gatau juga […]

Continue Reading

maha benar netizen dengan segala komentarnya

Beberapa hari yang lalu, ada berita bahwa “meninggalnya seorang aktivis/penggiat/ selebritis media sosial yang dimana beliau juga merupakan CEO”, banyak sekali pendapat dan rumor gosip mengenai meninggalnya orang tersebut, terutama gosip dan cuap-cuap netizin (warganet), ada yang menyebutkan overdosis ada pula yang bilang bunuh diri karena sianida. Astagfirullah waktu mendengar berita itu, jadi wajar ketika keluarga geram dan kesal sekali sewaktu mendengar gosip yang di dengar dari warganet yang tidak bertanggung jawab, Sampai harus klarifikasi (padahal mereka sendiri tidak merasa selebritis, merasa warga biasa yang tidak senang berita ttg wafat keluarganya sampai diberitakan di media. ditambah lagi berita-berita miring), lalu juga harus mengusir wartawan. hal ini gara-gara apa pemicunya? tidak lain dan tidak bukan adalah warganet/ netizen. yes saya dengan tegas bilang seperti itu. kalau mau ditelisik sedikit kebelakang, sejak dua bulanan yang lalu, akun media sosial alm. terus-terusan dihujani komen kebencian dari netizen.  Saya pun penasaran dan pernah tengok […]

Continue Reading

usaha terbaik …

ketika ada tema usaha terbaik, saya sebenernya semangat di awal minggu. ceritanya saya sendiri mau mencoba bercerita tentang banyak hal, mulai dari pekerjaan saat ini hingga calon usaha yang akan saya lakukan, duh sok-sok an banget pokoknya. Tetapi setelah selang sehari-dua mikir lagi, lho kok aneh ya, atau tiba-tiba tidak semangat membahas itu semuanyaa. ketika tadi diperjalanan menuju kantor kementerian untuk mengambil data, tiba-tiba semangat lagi untuk mencoba menulis tema usaha terbaik ini, tentang usaha terbaikku. hihihi.. saya akan sedikit bercerita usaha terbaik versi saya. menjadi seorang istri ternyata bukan hal yang mudah, menurut saya sendiri lho ya. Dulu sebelum menikah, banyak sekali wacana, rencana, impian, dan tentunya khayalan “jika suatu saat nanti aku menjadi istri orang.. aku pasti akan ……………………………..” titik-titik itu menggambarkan istri yang ideal. hahahahaha.. misalnya mulai dari bangun pagi, nyiapin sarapan, cuci baju, nyetrika, kerja bantu suami, sabar dll dll dll, pokoknya yang indah-indah deh . […]

Continue Reading

Silaturahmi ternyata bisa Mahal

Sudah dipenghujung bulan Ramdhan (bahkan saya nulis ini di malam takbiran, sudah masuk bulan Syawal). Pada Bulan Ramadhan kemarin orang berlomba-lomba mencari pahala dan banyak ibadah yang dilakukan, salah satunya adalah silaturahmi, yaaa mempererat, menjaga ataupun menjalin silaturahmi. Yes bener sekali, bulan puasa digunakan orang-orang untuk melakukan hal tersebut, bahkan baru mulai puasa hari pertama, sudah ada yang membuah wacana “kapan kita buka puasa bersama”, dan bisa dibayangkan ramadhan kira-kria 29 hari, dan bisa-bisa 29 hari full digunakan untuk buka puasa bersama dengan geng A, temen A, kantor A, mantan kantor, komunitas A, B,C dan lain sebagainyaa. yakan? saya jadi teriangat waktu kuliah dulu di Bandung, bulan Ramadhan benar-benar dijadikan ajang buka puasa bersama dari segala kelompok pertemanan. cerita saya waktu itu, dari 29-30 hari Bulan Ramadhan, bisa dihitung dengan jari buka puasa sendiri dikostan atau hanya minggu pertama dan weekend terakhir bulan Ramadhan buka puasa dengan keluarga (karena awal […]

Continue Reading